Iyut Bing Slamet Ungkap Pengalaman 16 Tahun Kecanduan Narkoba

Iyut Bing Slamet Ungkap Pengalaman 16 Tahun Kecanduan Narkoba

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

VIVA   – Belum lama ini dunia hiburan kembali dihebohkan dengan penangkapan mantan artis cilik Iyut Bing Slamet (IBS), yang dilakukan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Selatan karena penyalahgunaan narkoba. Iyut ditangkap di rumahnya yang berada di kawasan Kramat Sentiong, Johar Baru, Jakarta Tengah pada Kamis malam, 3 Desember 2020 lalu.

Tersedia sejumlah barang bukti yang disita. Di antaranya satu klip plastik sabu sisa pakai, alat hisap, korek dan HP disita. Menurut hasil tes urine, wanita berusia 51 tahun itu positif menggunakan narkoba jenis sabu. Ia kendati ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Iyut Bing Slamet Ngaku Sudah 16 Tahun Pakai Sabu

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono telah mengatakan bahwa Iyut telah memakai sabu sejak tahun 2004 silam.

Menurut penelitian kepada yang bersangkutan, diketahui kalau selama 16 tahun, ia tamat nyambung menggunakan barang haram itu. Polisi juga baru saja mencanangkan hasil assessment Iyut. Klik halaman selanjutnya untuk membaca lebih sendat.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Jakarta Daksina, Dikdik Kusnadi mengatakan, hasil assessment yang sudah dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Selatan menyarankan Iyut Bing Slamet untuk direhabilitasi.

“Hasilnya, dengan bersangkutan dinyatakan sebagai korban penyalahgunaan narkoba dengan kategori hasil assessment mengatakan sebagai pengguna, ” ujar Dikdik, Selasa, 8 Desember 2020

Dikdik menyebut, Iyut juga berada dalam kategori ketergantungan sedang dan untuk hasil assessment, ia disarankan untuk menjalani rehabilitasi.

“Ketergantuan itu tersedia ringan, sedang dan berat. Iyut ini kategorinya ketergantungan sedang. Jadi rekomendasinya, dari hasil assessment, yang bersangkutan perlu mengikuti rehabilitasi menyesatkan lama 3 bulan, ” ungkap Dikdik.

Dalam kesempatan yang serupa, Iyut juga mengungkapkan bahwa ia menyesali perbuatannya. Apalagi karena ini bukan kali pertama dia ditangkap karena kasus narkoba. Mengaji terus artikel ini sampai berakhir untuk mengetahui ungkapan hati Iyut.

“Saya minta maaf kepada keluarga saya, kakak-kakak aku dan orangtua saya juga dengan sudah tidak ada. Saya benar menyesali ini, karena ini bukan yang pertama kalinya buat kami. Tidak munafik dan ini sudah yang kedua kali, ” perkataan Iyut Bing Slamet.

“Awalnya memang enak, tapi secara tidak sadar kena saraf kita dan saya benar menyesali banget-banget. Saat ini saya ingin sehat dan kawan lain kalau bisa hindari narkoba, ” tambahnya.

Dalam hal ini, Kepolisian Metro Jakarta Selatan melalui korps Resnarkoba tmengatakan bahwa terkait metode hukum, akan ditindak lanjuti bertemu dengan rekomendasi dari BNNK Jakarta Selatan.

“Tentunya pantas dengan disampaikan Kepala BNNK, kita akan tindak lanjuti rekomendasi sejak BNNK. Kita akan melangkah lebih lanjut, ” pungkas Kasat Resnarkoba Polres Metro Jaksel, Komisaris Petugas Wadi Sa’bani.

“Terkait dengan pengajuan untuk rehab tersebut, nanti akan kita koordinasikan wadah atau instansi terkait, ” tutupnya.